STIKES Pekajangan menjadi pemenang riset daerah pada kategori Perguruan Tinggi.


Terakhir diperbarui oleh :
Administrator,

Senin 2016-11-11 08:29:00


KAJEN – Pemenang lomba riset daerah yakni Tim dari STIEKES Pekajangan sebagai pemenang pada kategori Perguruan Tinggi. Judul penelitian tim yang terdiri dari Mohammad Arifun SKp MKep, Irnawati SKep Ns MMR, serta Halim Indra Kusuma SKom yakni “Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Ketersediaan Ruang Rawat dan Ketersediaan Darah (siDARURAT) di Kabupaten Pekalongan”.

Tim ini melakukan penelitian dengan menciptakan aplikasi yang dapat digunakan warga untuk mengecek ketersediaan ruang perawatan dan ketersediaan darah di 3 rumah sakit Kabupaten Pekalongan, yakni RSUD Kajen, RSI Pekajangan, dan RSUD Kraton. masyarakat cukup mengunduh aplikasi tersebut dan akan mendapatkan informasi yang disediakan 3 rumah sakit tersebut dari gadget mereka tanpa harus ke rumah sakit.

Paparan lainnya yakni dari pemenang kategori Umum, dengan judul “Pengembangan Pop-Up ‘Kajen Sehat’ sebagai Media Edumokes (Edukasi dan Promosi Kesehatan) di Kabupaten Pejalongan”. Tim terdiri dari El Faza Hanindita, Muhammad Torik dan Hanindya Restu Aulia MPd. Penelitian ini menghasilkan buku untuk anak-anak dengan tampilan gambar tiga dimensi.

Buku diharapkan bisa membantu anak-anak untuk dapat memahami dan menerapkan perilaku hidup bersih sehat sebagaimana diajarkan buku tersebut dengan teks yang jelas dan gambar serta ilustrasi yang menarik.

Untuk kesempurnaan dalam pembuatan laporan hasil penelitian, audien memberikan sejumlah saran dan masukan dalam sesi diskusi yang dipandu moderator Kabid Statistik & Litbang Bappeda, Ikhlas Ananda SH MSi. Saran tersebut antara lain disampaikan audien yang mewakili pihak Dindikbud Kabupaten Pekalongan, dari Disperindagkop, dari Politeknik Pekalongan, serta dari praktisi batik warna alam Hanafi. Saran dan masukan juga diberikan oleh ‘reviewers’ yang terdiri dari akademia Dr Moh Agus SPi MSi, dari unsur masyarakat Rasjoyo SPd, serta M Yulian Akbar SSos MSi (Kabid Perekonomian Bappeda).

Usai paparan, Ikhlas Ananda menjelaskan, draft laporan hasil penelitian akan diperbaiki dan disempurnakan dan selanjutnya akan direkomendasikan untuk diimplementasikan oleh SKPD terkait, sebagaimana harapan Kepala Bappeda Ir Bambang Irianto MSi dalam arahannya saat membuka kegiatan di awal. (yan) Radar Pekalongan



PRODI S1 KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS STIKES PEKAJANGAN RAIH AKREDITASI “B”


Terakhir diperbarui oleh :
Mokhamad Arifin,

Senin 2016-06-30 08:23:00


Ambokembang (1/6) Jelang Awal  Ramadhan 1437 H. Program Studi S1 Keperawatan dan Profesi Ners STIKES Muhammadiyah Pekajangan  mendapatkan “AKREDITASI B” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PT Kes) dengan nilai 319 dan 320 berdasarkan SK LAM-PT Kes no 0558/LAM-PTKes/Akr/Sar/V/2016 dan no 0559/LAM-PTKes/Akr/Sar/V/2016.    


“Semoga dengan diraihnya akreditasi B Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang S1 Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners dapat memberikan manfaat bagi segenap stakeholder dan masyarakat  nantinya,  kami juga berterima kasih atas kerjasama semua pihak yang telah mendukung suksesnya proses Akreditasi ini” ungkap Kepala Prodi Dafit Arifiyanto, M.Kep.Ns. Sp.Kep.MB.


“Program Studi Ilmu Keperawatan semakin  siap untuk dapat berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia khususnya perawat yang sudah menjadi tuntutan profesi” tambahnya.
Seperti diketahui Program Studi Ilmu Keperawatan Jenjang S1 Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners  telah divisitasi oleh Asesor LAM PT Kes selama 3 hari pada tanggal 11-14 April  2016 lalu. Akreditasi merupakan tuntutan undang-undang dan masyarakat serta stakeholder sebagai upaya  meningkatkan kualitas pendidikan. Akreditasi juga merupakan tuntutan globalisasi mengingat sekarang ini  berada di era Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) yang tidak bisa dihindari namun harus dihadapi dengan peningkatkan kemampuan dan daya saing.    


Akreditasi ini tidak bisa dipisahkan dari  Akreditasi Institusi  STIKES Muhammadiyah Pekajangan Tahun 2015 lalu yang memperolah hasil B, dan dalam rangka  “Tahun Peningkatan Mutu” STIKES  menargetkan bahwa Tahun 2015-2016 memperoleh  Akreditasi minimal B pada semua prodi lama.


“Alhamdulillah dalam kurun waktu setahun terakhir telah melakukan 3 akreditasi berturut-turut sehingga saat ini kami telah memperoleh hasil akreditasi sesuai target yaitu : Akreditasi Institusi (AIPT) strata B, Prodi D III Kebidanan strata B, Prodi D III Keperawatan strata B, Prodi S1 Keperawatan strata B dan Profesi Ners strata B. Insyaallah akhir tahun ini akan segera kami usulkan akreditasi untuk 2 prodi baru yaitu S1 Farmasi dan S1 Fisioterapi”  ungkap Ketua STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan Mokhamad Arifin, M.Kep.

 

 

Tim Assesor LAM PT Kes ketika melakukan asesment lapangan di ruang perpustakaan Stikes Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan pada bulan  April lalu.
 
Tim Assesor LAM PT Kes ketika melakukan asesment lapangan di anjungan komputer  mahasiswa  Stikes Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan pada bulan april lalu.
 

 Kepala Prodi S1 Keperawatan/Ners menandatangani berita acara hasil asesment lapangan bersama Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT Kes)
 

 Kepala Prodi S1 Keperawatan/Ners menerima berita acara hasil asesment lapangan dai Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PT Kes)

 



Nur Izzah, Doktor Pertama di STIKES Muhammadiyah


Terakhir diperbarui oleh :
Mokhamad Arifin,

Senin 2016-06-25 08:18:00


Kajen(25/6) Disertasi yang berjudul “Pengembangan Kepemimpinan Keperawatan Berdasarkan Kecerdasan Emosional (K3E) dan Pengaruhnya terhadap Perilaku Caring Perawat Pelaksana”, mengantarkan Nur Izzah Priyogo menjadi  DOKTOR PERTAMA  yang dimiliki STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Nur Izzah Priyogo telah menjadi doktor keperawatan ke 41 jebolan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.


Dalam disertasi yang  dipertahankan di depan para penguji dalam sidang promosi doktor,   Mei lalu di Gedung Pendidikan dan Laboratorium Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia tersebut,  Nur Izzah Priyogo memaparkan  bahwa perilaku  Caring perawat dinilai sangat diperlukan dalam memberikan asuhan keperawatan di pelayanan kesehatan. Hasil penelitian membuktikan bahwa ada pengaruh penerapan kepemimpinan keperawatan berdasarkan kecerdasan emosional terhadap perilaku caring perawat pelaksana. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan untuk setiap rumah sakit memberikan pelatihan pengembangan kepemimpinan berdasarkan kesecerdasan emosional bagi kepala ruang sehingga mampu memimpin perawat pelaksana dalam menumbuhkan caring perawat kepada pasien dan keluarganya
 
“DR. Nur Izzah Priyogo, SKp, MKes.  Merupakan dosen  yang sudah lebih dari 25  tahun mangabdi di STIKES Muhammadiyah Pekajangan, beliau  merupakan salah salah satu dari 2 Dosen yang menempuh pendidkan S3. Satu orang lagi diperkirakan akan menyelesaikan deseratsinya akhir tahun ini.   Selanjutnya    Stikes akan  mengirimkan dosennya kembali untuk menempuh pendidkan   S3,  dengan target pada tahun 2021 nanti Stikes Muhammadiyah  akan mempunnyai jenjang pendidkan Strata 2 (Program Pasca Sarjana) sendiri. Hal ini merupakan wujud komitmen Stikes dalam pengembangan sumber daya manusianya” Ungkap Ketua Stikes yang telah terakreditasi Institusi B pada tahun 2015 lalu.



        Copyright © 2015 STIKES Muhammadiyah Pekajangan. All Rights Reserved.