BEASISWA BIDIK MISI ASPIRASI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR)


Terakhir diperbarui oleh :
Tim Penerimaan Mahasiswa Baru,

Senin 2018-03-01 07:31:00


Penerimaan Mahasiswa Baru STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan jalur Beasiswa BIDIK MISI ASPIRASI DEWAN PERWAKILAN RAKYAT (DPR)
Pendaftaran dibuka dari tanggal 1 Maret 2018 - 10 Maret 2018
Alokasi peserta:
1. D3 Keperawatan : 40 Mahasiswa
2. D3 Kebidanan : 40 Mahasiswa

informasi mengenai prosedur dan persyaratan dapat diunduh di: https://drive.google.com/open?id=1HOagJOQmODypSzDKnsnhVMe-hhGCskj4



DOA RESTU ORANG TUA SANGAT PENTING DALAM KEBERLAJUTAN PENDIDIKAN ANAK


Terakhir diperbarui oleh :
Humas,

Senin 2018-01-28 12:53:00


Bertajuk “Menetapkan strategi belajar dan pembelajaran yang tepat serta  merencakan studi lanjut bagi siswa di era melenia” merupakan tema sentral seminar pendidikan yang diselenggarakan oleh STIKES Muhammadiyah Pekajangan 18 Januari 2018 di Auditorium STIKES Muhammadiyah Pekalongan

Kegiatan yang diikuti 250 peserta dari beberbagai SMA di Pekalongan, Batang, Pemalang  ini berlangsung meriah, peserta yang kebanyakan  dari siswa dan  guru SMA ini aktif menyimak dan bertanya tentang materi yang disampaikan oleh pembicara Taufik Kasturi M.Si, Ph.D dan    Milatun Hanifah SST, M.Keb.

Dalam materinya Taufik Kasturi yang juga Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Surakarta mennyampaikan, bahwa Guru sudah seharusnya merencanakan strategi pembelajaran yang tepat agar anak didiknya mempunyai kualitas yang baik, setelah itu siswa juga harus dapat memilih jurusan di Perguruan Tinggi yang sesuai dengan pasion/bakat keinginannya. Peran orang sangatlah penting terutama dalam merestui anaknya melajutkan kuliah, dukungan tidak hanyanya material tapi juga doa motivasi dalam proses pemelihan jurusan dan perguruan tinggi dan selama proses pendidkan. Orang tua juga   tidak perlu memaksakan kehendaknya dalam pemilihan  jurusan, “Bahkan doa restu orang tua sangatlah penting dalam keberlajutan pendidikan anak” tandasnya.

Dafit Arifianto, M.Kep.Sp.KMB. yang merupakan ketua penyelenggara dan sekaligus wakil ketua III STIKES Muhammadiyah Pekajangan mengungkapkan, kegiatan ini merupakan kegiatan pra milad STIKES sekaligus strategi sosialiasi STIKES  kepada masyarakat  jelang tahunajaran baru 2018/2018 mendatang. “Kita bersyukur animo peserta lebih dari 70% target, dan dalam sesi tanya jawab terlihat kebayakan siswa tertarik untuk mengetahui strategi memilih perguruan tinggi setelah  kelulusan nanti” ungkapnya.



PERCEPAT INTERNASIONALISASI, STIKES TIINGKATKAN TANDATANGANI KERJASAMA DENGAN 21 PERGURUAN TINGGI DI TAIWAN


Terakhir diperbarui oleh :
Humas,

Senin 2018-01-11 15:58:00


Baru –baru ini STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan  menjalin MoU dengan 21 Universitas  Terkemuka di Taiwan antara lain Asia University, University o Taipei, Fae Yun University, Hsing Cun university, Cheng Hua Universitydll.   yang  dapat dimanfaatkan oleh prodi Keperwatan Kebidanan Farmasi atau Fisioterapi. Kegiatan tersebut  dibengkus dalam kunjungan  6 hari (6-10 Desemebr 2017) dalam kordinasi Pimpinan Pusat Muhammadiayh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan yang dilakukan dalam rangka percepatan Internasionalisasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah, .

Kegiatan  ini merupakan  tindak lanjut PP Muhammadiyah memenuhi undangan Ministry of Educatoin Taiwan . Delegasi dipimpin langsung oleh Ketau Majelis Diktiktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof . Dr. Lincolyn Arsyad M.Sc. dan diikuti pula oleh Prof. Dr.  Edy Suadi Hamid, M.Ec. (wakil ketua) dan Pro Suyuti, M.Pd. Med. Ph.D.(sekrertis)  di ikuti juga 20 rektor dan 4 Ketua Sekolah Tinggi salah satunya Ketua STIKES Muhammdiayah Pekajangan Dr. Hj. Nur Izzah Priyogo, SKp.M.Kes.

Ditemui di ruang kerjanya, Ketua STIKES Nur Izah Priyogo menuturkan, kegiatan ini merupakan upaya  kongkrit  Muhammadiyah dalam  meningkatkan kualitas pendidikan tidak hanya  di Perguruan Tinggi Muhammadiayah namun juga dalam membantu pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan  di Indonesia. Undangan dari Ministry of Educatoin Taiwan  merupakan wujud kepercayaan  pendidikan tinggi di luar negeri khususnya Taiwan terhadap perguruan  Tinggi Muhammadiyah. Taiwan dikenal sebagai negera dengan  kualitas sumberdaya manusia  dan teknologi yang sangat  sangat diperhitungkan didukung oleh pendidikan tinggi yang berkualitas.

“Kualitas sumberdaya manusia  merupakan hal yang sangat krusial dalam pengelolaan perguruan tinggi. Bila saat ini pendidikan minimal dosen adalah S2, maka 5-10  tahun kedepan sangat dimungkinkan pendidikan dosen minimal adalah S3. Sebagai mana sudah diterapkan di beberapa negara Asia.  Maka  setelah penanda tangan MoU ini diharapkan STIKES Muhammadiyah Pekajangan  akan  menindaklanjutinya dengan pengiriman tugas belajar dosen,  pelatihan dosen, dan kerjasama riset” imbuhnya

 



        Copyright © 2015 STIKES Muhammadiyah Pekajangan. All Rights Reserved.