Fisioterapi di Car Free Day


Terakhir diperbarui oleh :
ghilang,

Senin 2017-08-20 00:00:06


Fisioterapi di Car Free Day
 
Prodi S1 Fisioterapi STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN mengadakan pengabdian di alun-alun tegal bersama dengan mahasiswa STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN dan bekerja sama dengan Asosiasi Profesi Fisioterapi cabang Kota Tegal Pada Tanggal 20 Agustus 2017.
 
 
 Car Free Day adalah ajang diamana semua orang melakukan aktifitas sehat seperti jalan sehat, senam, jogging yang biasanya dilakukan di hari minggu atau di hari libur. biasanya setelah melakukan aktifitas sehat ini kadang mengalami beberapa kendala seperti nyeri, linu akibat dari aktifitas yang berlebihan dan tanpa ada pemanasan terlebih dahulu. pengabdian ini diikuti oleh 20 dari pihak Asosiasi Fisioterapi Cabang Kota Tegal, dosen S1 fisioterapi dan 5 mahasiswa S1 Fisioterapi STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN. tujuan dari pengabdian ini adalah mengenalkan peran fisioterapi pada masyarakt dalam meningkatkan taraf kesehatan, mensosialosasikan dan mengedukasi masyarakt tentang cara sehat dalam berolah raga, memberikan penjelasan dan solusi yang tepat tentang cidera olah raga.
 
 
kata salah satu tim Asosiasi " hidup sehat ala Fisioterapi"



Program Studi S1 Fisioterapi


Terakhir diperbarui oleh :
Administrator,

Senin 2014-07-15 08:32:00


Fisioterapi adalah bentuk pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada individu dan atau kelompok untuk mengembangkan, memelihara dan memulihkan gerak dan fungsi tubuh sepanjang daur kehidupan dengan menggunakan penanganan secaramanual, peningkatan gerak, peralatan (fisik, elektroterapeutis dan mekanis). Pelatihan fungsi, komunikasi. (Kepmenkes RI No. 1663/MENKES/SK/XII/2001)
 
Jumlah Fisioterapis di Indonesia yang berkesempatan memperoleh pendidikan 4 tahun diluar negeri masih sangat terbatas. World Confederation for Physical Tharapy telah menganjurkan pendidikan minimal 4 tahun dalam pendidikan Universitas atau setara dengan universitas.
 
Program studi (S1) Fisioterapi dibuka untuk antisipasi tingginya kebutuhan kebutuhan dan minat masyrakat terhadap profesi ini di Indonesia sampai saat ini baru ada 8 (delapan) perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi ini sehingga peluang alumni bekerja di masyarakatan lebih besar.
 
Kompetensi Lulusan
Lulusan program studi fisioterapi STIKES Muhammadiyah Pekajangan dibekali dengan pengetahuan, kemampuan, dan ketrampilan untuk menggunakan prinsip dan metode fisioterapi dalam merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program-program bersifat preventif dan promotif, tanpa mengabaikan program yang bersifat kuratif dan rehabilitatif; merencakan, mengelola dan mengevaluasi upaya-upaya perbaikan kemampuan gerak dan fungsional sesuai dengan situasi dan kondisi individu dan masyarakat daerah setempat dengan memanfaatkan sumberdaya yang ada; mendidikan dan meningkatkan peran serta masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan; menggunakan hasil-hasil penelitian untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi upaya-upaya peningkatan kemampuan gerak dan fungsional.
 
Profesi dan karir lulusan sarjana Fisioterapi dapat bekerja dan berkarir di berbagai instansi pemerintah maupun swasta seperti rumah sakit, klinik, puskesmas, klinik kesehatan dan fisioterapi mandiri, organisasi olah raga (KONI, PSSI, PBSI, PERBASI dan lain-lain, pusat kesehatan di perusahaan, pusat kebugaran dan instansi kesehatan lainnya.



        Copyright © 2015 STIKES Muhammadiyah Pekajangan. All Rights Reserved.