ANIMO PESERTA PPGDON TINGGI, PRODI DIII KEBIDANAN SELENGGARAKAN HINGGA 2 GELOMBANG


Terakhir diperbarui oleh :
Risqi,
Senin 2017-12-27 12:34:00


Keadaaan gawat darurat yang mengancam keselamatan jiwa ibu dan bayi baru lahir sering kali dihadapi oleh bidan saat memberikan pelayanan. Oleh karena itu penting sekali agar bidan mampu mengenali keadaan gawat darurat yang dihadapinya dan memberikan penanganan yang cepat dan tepat untuk menyelamatkan jiwa ibu dan bayinya. Berdasarkan latar belakang tersebut, Prodi D III Kebidanan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan bekerja sama dengan JMS 119 melakukan kegiatan pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat Obstetri dan Neonatal (PPGDON) untuk kesekian kalinya.

 Tujuan pelatihan ini adalah Peserta mampu memahami prinsip-prinsip penanganan gawat darurat umum, kebidanan dan neonatus, memahami aspek etik dan legal dalam penanganan kegawatdaruratan, mampu mengenali dan melakukan penilaian kondisi kegawatdaruratan yang mengancam jiwa pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir, mampu memberikan pertolongan secara tepat dan cepat pada kasus kegawatdaruratan untuk penyelamatan jiwa ibu dan bayi baru lahir.

PPGDON kali ini dilaksanakan dalam 2 gelombang di Kampus I Stikes Muhammadiyah Pekajangan, Gelombang I dilaksanakan tanggal 6 – 10 Desember 2017 dengan jumlah peserta 40 peserta, Gelombang II dilaksanakan 20 – 24 Desember 2017 dengan jumlah peserta 52 peserta yang terdiri dari Bidan di RS, Puskesmas, RB, Institusi Pendidikan dan Alumni yang belum bekerja

  

 

Pelatihan ini dimulai dari sesi teori di ruang kelas, kemudian stasi skill yang terdiri dari stasi gawat darurat umum, dan gawat darurat obsetri neonatal dan di akhiri dengan simulasi gladi bencana.

“Pelatihan ini sangat banyak sekali manfaatnya, wawasan dan pengetahuan saya bertambah bagaimana menghadapi situasi gawat darurat kebidanan” ungkap salah satu peserta.

 

 



        Copyright © 2015 STIKES Muhammadiyah Pekajangan. All Rights Reserved.