Tenaga Kesehatan Harus Siap Menghadapi AEC 2015


Terakhir diperbarui oleh :
Administrator,
Senin 2014-11-14 11:12:00


Kajen (10/10/2014)=.Sebanyak 650 mahasiswa baru dilingkungan tenaga kesehatan mengikuti kuliah umum  yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah bekerjasama dengan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan. Peserta Kuliah umum terdiri dari  STIKES Muhammdiyah Pekajangan selaku tuan rumah, Akademi Kebidanan Harapan Ibu dan Fakultas Ilmu Kesehatan  Universitas Pekalongan.


Kuliah Umum yang bertema “ Transformational Learning untuk pengembangan mutu suberdaya manusia bidang kesehatan di Jawa Tegah dalam rangka  AEC 2015”. Dilatarbelakangi  adanya isu globalisasi – liberaliasi di kawasan ASEAN dalam bentuk  ECONOMIC COMUNITY ((Masyarakat  Ekonomi Asia-MEA)  yang akan diberlakukan mulai31 Desember 2015 mendatang.


“ Tenaga kesehatan  harus siap menghapi AEC 2015 tentu saja dengan menguasai kompetensi yang menuhi standar internasional, juga miningkatkan kemampuan berkomunikasi khususnya bahasa Inggris” ungkap  Edi Wuryanto,  MKep selaku pembicara yang juga Ketua PPNI  Jawa Tengah.


Peran Institusi Kesehatan dan Pemerintah


“ Institusi pendidikan kesehatan harus melalakukan langkah-langkah  strategis  agar mahasiswa lulusannya mengusai pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang memadai terlebih “persoalan bahasa” yang masih menjadi momok dalam bersaing dengan negara tetangga seperti Singapura, Malayasia, Thailand, dan philipina yang sejauh ini lebih baik dari Indonesia” imbuh mantan Warek II Unimus ini.
Pola pembelajaran yang semula berorientasi kepada Guru/Dosen harus harus mulai digeser dengan pembalajaran yang berorientasi kepada mahasiswa dengan melakukan pembelajaran transformasional. Mahasiswa diharapkan aktif dalam memperoleh ilmu pengetahuan tidak hanya didalam kampus juga diluar kampus. Institusi juga diharapkan  memperbaiki mutu pembelajaran klinik yang lebih baik untuk memperoleh pengalaman  yang positif.
Dipihak lain, Pemerintah harus Ketua PPNI Jawa Tengah H. Edi Wuryanto, MKes menyampaikan materi dalam Kuliah umum Kesehatan 2014” Tranformational Learning” di STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 10/11/2014 menyiapkan regulasi yang baik bagi semua bidang yang terkait dengan  AEC 2015 salah satunya bidang jasa kesehatan dimana profesi perawat, bidan, dokter dan dokter gigi termasuk didalamnya agar tenaga kita mempunyai nilai tawar yang baik. Sebagai  contoh perawat yang  harus memiliki  “Council Keperawatan” sebagai amanat UU Keperawatan yang telah disahkan tahun ini, tandasnya.
Peserta  Kuliah umum yang memadati Auditorium sangat  antusias terlihat dari beberapa pertanyaan yang muncul disesi tanya jawab.  

Ketua PPNI Jawa Tengah   H. Edi Wuryanto, MKes menyampaikan materi dalam Kuliah umum Kesehatan 2014” Tranformational Learning” di STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 10/11/2014.



        Copyright © 2015 STIKES Muhammadiyah Pekajangan. All Rights Reserved.